Terobosan Baru, Peneliti AS Ciptakan Sel yang Kebal HIV

Makanan Enak Saat Diet Mediterania Yang Bisa Bikin Tubuh Menjadi Ideal
19/04/2017
Equity World | Chelsea Islan Berikan Kue Ulang Tahun untuk BJ Habibie
27/06/2017

Terobosan Baru, Peneliti AS Ciptakan Sel yang Kebal HIV

Equity World | Terobosan Baru, Peneliti AS Ciptakan Sel yang Kebal HIV

PT Equityworld Futures 973

Equity World | Infeksi human immunodeficiency virus (HIV) masih belum bisa disembuhkan, peneliti pun berupaya mencari jalan pintas lain. Setidaknya untuk mencegah tubuh diserang virus mematikan ini.

Baru-baru ini tim peneliti dari The Scripps Research Institute (TSRI), San Diego, California menemukan terobosan baru dengan menciptakan sel-sel yang resisten terhadap HIV. Dikutip dari detik.com

Bukannya menciptakan sel yang benar-benar baru, melainkan mereka berhasil menempelkan antibodi yang bisa melumpuhkan HIV ke dalam sel-sel kekebalan tubuh. Dengan demikian tercipta sekumpulan sel yang resisten atau kebal terhadap virus HIV.

“Ini menjadi kelebihan dari terapi kami, karena ketika antibodinya menempel di permukaan sel, menahan HIV agar tak bisa mengakses reseptor sel dan menebar infeksi. Jadi semacam vaksinasi seluler,” kata salah satu peneliti, Richard Lerner, MD seperti dilaporkan NBC.

Untuk percobaan pertamanya sendiri, peneliti tidak langsung menggunakan HIV melainkan rhinovirus, virus yang dikenal luas sebagai pemicu flu.

Namun dalam percobaan yang dilakukan di laboratorium tersebut sudah terlihat bahwa keberadaan sel-sel resisten ini kemudian akan menggeser sel-sel yang sudah terjangkit HIV.

Hal ini karena sel-sel yang telah terjangkit virus HIV lama-lama akan mati, dan menyisakan sel-sel yang resisten ini untuk bertahan hidup dan memperbanyak diri.

Baca juga : Deodoran memicu kanker payudara, mitos atau fakta sih sebenernya? | Equity World

PT Equityworld Futures 972

Pada saat yang bersamaan, sel-sel baru akan ‘mewarisi’ sifat resisten ini, yang oleh peneliti disebut sebagai ‘the neighbor effect’, sehingga secara tidak langsung akan memulihkan seseorang dari infeksi HIV.

“Perlindungannya bersifat jangka panjang,” ungkap peneliti TRSI lain, Jia Xie.

Dalam waktu dekat, mereka akan bekerjasama dengan peneliti dari Center for Gene Therapy di City of Hope National Medical Center, California, untuk memastikan potensi terapi baru ini dalam pengobatan HIV, termasuk mengevaluasi tingkat keamanannya.

“Tujuannya untuk bisa mengendalikan HIV di tubuh pasien dengan AIDS tanpa perlu pengobatan lainnya,” timpal John A Zaia, MD, direktur Center for Gene Therapy.

Tak kalah menarik kunjungi juga : Equity World

Comments are closed.