Reli Emas Mungkin akan Menemui Akhir- Natixis ‘Dahdah

0fcfa61b57b9de0127ce64ee01fb5344
Emas Perpanjang Kenaikan Terkait Turunnya Dolar Jelang Keputusan The Fed
29/04/2016
9c5136c0fcb93f6e7402a16a469189c7
Penguatan ekuitas global buat emas jatuh ke dekat level terendah dalam 2 minggu
13/05/2016

Reli Emas Mungkin akan Menemui Akhir- Natixis ‘Dahdah

335d8155112062cda4ce3e8e5577bfcc

PT. Equityworld Futures – Emas bisa terus tampil baik tahun ini seiring Federal Reserve mendorong kembali waktu kenaikan suku bunga berikutnya; Namun, 2017 bisa menjadi tahun yang mengecewakan bagi investor, menurut laporan terbaru dari Natixis.

Pada hari Selasa, bank Perancis secara signifikan meningkatkan perkiraan emas untuk 2016 dan sekarang mengharapkan harga rata-rata untuk berada di sekitar level $ 1.185 per ounce tahun ini, meningkat 22% dari perkiraan sebelumnya pada bulan Oktober. Namun, bank tidak terlalu optimis dalam jangka panjang untuk logam mulia ini, memprediksi reli pada harga akan kehilangan tenaga pada tahun 2017 imbas dari kenaikan suku bunga yang dilakukan bank sentral AS.

Untuk 2017, bank mengharapkan harga emas berada di rata-rata $ 1.060 per ounce, hanya naik sedikit dari perkiraan sebelumnya sebesar $ 1.020.

Dalam sebuah wawancara dengan Kitco News, Barnard Dahdah, pakar logam mulia untuk bank, yang juga merupakan pemrediksi top untuk London Bullion Market Association pada tahun 2015, mengatakan bahwa rally emas bisa berakhir di kuartal ketiga saat dimana ia mengharapkan Bank sentral akan melanjutkan kenaikan suku bunga mereka.

“Angka selama beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa situasi ekonomi di AS secara bertahap membaik dan hal-hal buruk sudah berada di belakang kita,” katanya dalam laporan. “Kami berpikir bahwa akselerasi kenaikan suku bunga AS pada tahun 2017 akan memberikan kita harga yang lebih rendah daripada yang kita sedang lihat saat ini.”

Dalam jangka dekat, kondisi untuk suku bunga rendah akan terus mendukung pasar emas, katanya.

Dalam laporan tersebut, Dahdah mencatat bahwa mereka tidak mengharapkan bahwa Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada bulan Juni. Dia menambahkan bahwa laporan yang mengecewakan dari data nonfarm payrolls AS pada April, yang dirilis pada awal bulan, dan fakta pertemuan Fed sebelum referendum Inggris untuk memutuskan apakah mereka tetap berada atau meninggalkan Uni Eropa akan membuat bank sentral AS mempertahankan kebijakannya saat ini sampai setidaknya setelah musim panas.

Menurut harga berjangka CME 30-day Fed Funds, kemungkinan dari kenaikan suku bunga bulan depan adalah sebesar 7,5%.

Permintaan investasi, Dahdah melanjutkan, akan sangat tergantung pada apa yang Federal Reserve lakukan. Ia menjelaskan bahwa jika Fed menaikkan suku bunga pada kecepatan yang lebih cepat dari yang diharapkan, dimulai pada pertemuan Juni mereka, maka hal itu bisa menjadi hal yang buruk bagi pasar emas.

“Kami juga tidak akan terkejut jika dalam kasus itu harga emas akan turun di bawah $ 1.000 / oz terutama pada 2017,” katanya. “Kekhawatiran terbesar kami berasal dari ETF yang didukung emas fisik, yang pada tahun 2013 menunjukkan bahwa investor dapat dengan cepat berubah dari sumber permintaan untuk logam menjadi sumber persediaan,” katanya.

Namun, jika The Fed menahan diri untuk tidak melakukan kenaikan suku bunga untuk sisa bulan pada tahun ini, terutama jika perekonomian China melambat dan pasar ekuitas mendapat kejutan lain, maka harga bisa naik menjadi $ 1.400 pada 2016 dan $ 1.500 pada tahun 2017.

Emas terlihat melanjutkan penjualan yang tidak terlalu bagus pada hari Selasa dengan emas berjangka Juni diperdagangkaan terakhir di level $ 1,262.40 per ounce, turun $ 4,20 pada hari itu. (sdm)

Sumber : www.ewfpro.com

Comments are closed.