Menkominfo Dukung Opsi TKDN, Terutama 100 Persen Software

1cb5f5c781581d8bf639e7001633b07a
Dolar Australia Pulih Ditengah Kekhawatiran Brexit
17/06/2016
9b2a255d-cdd9-4031-9099-fb35e2676dba_169
Kadishub DKI: Uji Coba Ganjil Genap Berlaku untuk Semua Kendaraan, Adil!
17/06/2016

Menkominfo Dukung Opsi TKDN, Terutama 100 Persen Software

d56382bf-02ce-4dba-ae36-a2a8a0d4b239_169

PT. Equityworld Futures – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mendukung dua opsi komposisi unsur Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang diusulkan Kementerian Perindustrian untuk perangkat 4G LTE, berupa 100 persen peranti keras (hardware) dan 100 persen peranti lunak (software).

Opsi komposisi ini diajukan pemerintah untuk memenuhi regulasi bagi semua ponsel 4G LTE yang beredar di Indonesia harus mengandung TKDN sebesar 30 persen pada 1 Januari 2017.

Di tengah-tengah perdebatan soal pengerucutan dua skema tersebut, Rudiantara mengaku ia mendukung penuh dua skema usulan Kemenperin.

“Saya dukung keduanya, terutama yang 100 persen software,” ucap Rudiantara di Jakarta, Kamis (16/6).

Ketika ditanya alasannya, Rudiantara lagi-lagi menjelaskan soal ‘mimpinya’ untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang bukan lagi “blue collar”.

Blue collar atau kerah biru yang dimaksud Rudiantara merujuk pada pekerja kasar atau buruh pabrik. Lawan dari blue collar adalah white collar alias kerah putih yang artinya pekerja dengan keterampilan khusus.

“Saya ingin Indonesia tidak jadi blue collar lagi. Karena nanti kalau diadu-adu dengan global brand, berapa biaya produksi Indonesia dengan negara asing, lalu kita terus menekan di hardware semurah-murahnya, ya sudah tidak ada lagi kekuatan,” sambung menteri yang akrab disapa Chief RA itu.

Menurutnya, kekuatan Indonesia itu terletak di sumber daya manusia (SDM) karena jumlah orang yang banyak.

Sumber : www.cnnindonesia.com

1 Comment

  1. […] Opsi TKDN, Terutama 100 Persen Software appeared first on PT Equity World Futures Jakarta SSC. Sumber Author: […]