Emas Lanjutkan Penguatan Terkait Lemahnya Data Ekonomi

beb67bee0af06e5090d36ea6ddefac54
Gold Sags as Yellen Cites Prospect for Sharp Jump in Bond Yields
08/05/2015
05d9bd08bc8d21f5b2f8bb325de6f847
Gold Rises for Second Day as Oil Rally Spurs Inflation Concerns
08/05/2015

Emas Lanjutkan Penguatan Terkait Lemahnya Data Ekonomi

4266ae7c79ce81e935445c36ae7479c0

PT. Equityworld Futures – Emas memperpanjang kenaikan untuk sesi ketiga pada Rabu, didorong oleh pelemahan dolar dan data ekonomi AS yang bervariasi menambah spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Spot emas stabil di level $1,193.86 per ons pukul 07:34 waktu Singapura. Emas naik ke sesi tertingginya di level $1,199.60 pada hari Selasa kemarin.

Dolar berada di bawah tekanan pasca mengecewakan data perdagangan AS untuk Maret, menggambarkan melemahnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama.

Data yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan defisit perdagangan AS melonjak 43,1 persen menjadi $51.4 miliar pada bulan Maret tertinggi sejak Oktober 2008 lalu. Data lain menunjukkan aktivitas di sektor jasa dipercepat untuk bulan kelima pada bulan April lalu.

Data perdagangan ketakutan pasar ekuitas juga, meningkatkan tawaran safe haven untuk emas.

Data yang lamban menambah spekulasi The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan berikutnya di bulan Juni, faktor yang bisa meningkatkan permintaan untuk emas batangan, non-bunga-membayar aset.

Investor sekarang menunggu rilis data nonfarm payrolls AS yang akan dirilis pada Jumat pekan ini. Data ini mendapatkan membaca pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi waktu kenaikan suku bunga.

The Fed tidak harus menaikkan suku bunga setidaknya sampai tahun depan, Presiden Federal Reserve Bank Minneapolis Narayana Kocherlakota mengatakan pada hari Selasa, ia menambahkan laju inflasi diperkirakan akan tetap di bawah 2 persen target tahunan The Fed dalam beberapa tahun terakhir. (izr)

Sumber : www.ewfpro.com

Comments are closed.